Somebody save me,,,

Archive for October 2007

mariaeva_d1.jpg Apa sih yang terlintas ketika melihat foto ini?? Foto seorang Maria Eva yang pernah booming bersama seorang Yahya Zaini, dan sukses menghancurkan rumah tangga orang lain. Terus kenapa coba posenya harus seperti itu, mentang – mentang dia pake baju yang backless???

Saya sempat kaget juga ketika sedang browsing lalu menemukan di detikhot yang memberitakan kalo seorang dia main film horor garapan Indika Entertainment. Apa kata dunia?!?!?!?! Betul – betul aku ngga habis pikir ama hidup ini. Ironis banget dan sangat berbeda tipis mana yang baik dan mana yang nggak. Bayangin aja kalo orang yang bikin heboh rumah tangga orang lain gara – gara masuk tv bisa terkenal dan diajakin main film sementara seorang anak kecil yang cuma ngambil uang seribu dari kantong orang lain bisa digebukin ampe mati!!!

Ini aku yang munafik dan gila,, atau kehidupan sekarang emang yang udah ngga waras lagi??? Hidup udah ngga jelas gini, semua yang buruk bisa jadi baik dan fenomenal melebihi batas akal manusia. Apakah sebenarnya tujuan dari kita ini hidup dan lahir di dunia ini?? apakah esensi dari kehidupan yang kita jalani?? dan apakah yang kita cari?? “Mau tak mau,,ku harus melanjutkan yang tersisa.. dan memperbaiki hidup ini supaya lebih baik lagi”…

Advertisements

Ketika dengerin lagu di radio atawa buka kaskus.us sekarang banyak banget yang namanya grup – grup band baru ataupun lagu – lagu baru yang sering beredar di pasaran. Sangat menyenangkan memang sih menikmati lagu – lagu tersebut, hanya saja nampaknya lagu – lagu tersebut menjadi sangat cepat membosankan. For example : ketika album ‘Untukmu Selamanya’ milik Ungu dilempar ke pasaran, aku hampir tiap hari dengerin ‘Kekasih Gelap’ dan itu hanya bertahan tiga hari aja abis itu bosen, dan aku ga pernah muter lagu – lagu Ungu sampe sekarang.

Apakah aku yang cepat bosan atau lagu itu yang ngga begitu menarik??? Beda ketika aku dengerin Iwan Fals atau Franky Sahilatua, dan Gombloh. Lagu – lagu mereka sangat menarik untuk di dengarkan, musik yang simple, lirik ngga begitu bokis/puitis/ga masuk akal, serta punya pesan. Hal terakhir itulah yang nampaknya tidak ada di lagu – lagu sekarang ini. Lagu – lagu sekarang awalnya menarik, musik yang asyik, lirik yang puitis, tetapi dangkal, tidak sarat dengan pesan moral dan makna.

Apakah harus menunggu berpuluh – puluh tahun lagi supaya lagu itu enak didengar?? seperti lagu Iwan Fals, atau Franky Sahilatua, atau Gombloh?? atau para musisi lama pada eranya juga hanya membuat musik yang seperti sekarang tapi baru enak untuk dinikmati sekarang?? I don’t think so. Kayaknya lagu – lagu mereka tetap enak untuk di dengarkan, why??? karena lagu – lagu mereka biasanya berisi pesan – pesan yang aku pikir hampir tidak ada di lagu – lagu zaman sekarang macam Nidji, Samson, Ungu, ataupun Radja, serta Peter Pan.

Semoga saja, musisi – musisi zaman sekarang itu semakin matang dalam membuat lagu. Tidak hanya dari segi musikalitasnya, tetapi dari segi pesan dan filosofinya. Jika pesan atau filosofinya tidak ada, nampaknya hanya akan menjadi menjadi sebuah raga tanpa roh. Hanya seperti orang – orangan sawah,, atau ekstrimnya.. hanya seperti sampah..

Bangunlah para musisi!! sampaikanlah kepada kami apa itu seni, apa itu kehidupan!!

Kemaren pas dateng ke Jogja, aku diajakin nonton ama pacarku. Akhirnya kami memilih “Get Married” yang bintangnya Nirina Zubir, Desta, Aming, ama Agus Ringgo. Sampe di bioskop ternyata rame banget!! (aku baru sadar, kalo ternyata kita dateng hari Senin 😦 soalnya biasanya kalo nonton pasti malem minggu dan ngga terlalu ngantri kayak gini). Sampe di depan antrian ternyata jam tayangnya tinggal kebagian yang malam jam 19.40 sedangkan kami dateng jam 17.15. Walhasil,, akhirnya kami jalan – jalan dulu buat refreshing.

Akhirnya jam menunjukkan pukul 19.30 dan kami berdua mulai memasukki Ruangan. Dan apa yang terjadi selama di dalam ruangan tersebut??? hanya gelak tawa dan tawa dan tawa lagi 🙂 karena filemnya ternyata emang gokil abis!! kocak banget!! Ngga percuma Hanung masang Aming, Desta, dan Agus Ringgo. Menurutku sih Aming yang paling ngangkat polahnya di film ini. Dari awal film sudah penuh dengan humor – humor segar, dan tingkah laku yang aneh – aneh,, yah,, mungkin ini bisa jadi sebuah obat kerinduan setelah sering sekali Indonesia ini memutar film horor yang sangat menjemukan.

Keluar dari bioskop masih menyisakan tawa yang sangat nikmat, dan betul – betul bikin refresh otak. Ini kayaknya salah satu film komedi yang layak tonton, buat semua umur.. Tertawakah selagi nonton film komedi,, karena anda tidak akan bisa tertawa pada saat melihat film horor 🙂

Tepat tanggal 11 Oktober kemaren aku ultah ke 21 🙂 Mungkin ini umur yang cukup spesial. Kenapa?? 11 Oktober = 11 10, jika 11 + 10 = 21 yaitu umurku sekarang. Disamping itu juga ada 11 orang yang memberi ucapan selamat padaku,, 11 orang yang menjadi orang – orang penting dalam hidupku.

From his birthday, dEwA wants to say thanks to : Jesus Christ for everything, Mom for your love, lovely Bella, Bob+Erwin+Ricky my brothers, Noni, Idha, Ratieh, Serly, Jessie my sister, Sabdo one of my best friends.

Semoga lewat hari yang baru ini, aku bisa menjadi orang yang lebih baik lagi dari hari – hari sebelumnya.. Amin.. Amin..

When I find my code in tons of trouble
Friends and colleagues come to me
Speaking words of wisdom: Write in C
As the deadline fast approaches
And bugs are all that I can see
Somewhere, someone whispers: Write in C

Write in C, Write in C
Write in C, oh, Write in C
LOGO’s dead and buried
Write in C

I used to write a lot of FORTRAN
For science it worked flawlessly
Try using it for graphics!
Write in C

If you’ve just spent nearly 30 hours
Debugging some assembly
Soon you will be glad to Write in C

Write in C, Write in C
Write in C, yeah, Write in C
BASIC’s not the answer
Write in C

Write in C, Write in C
Write in C, oh, Write in C
Pascal won’t quite cut it
Write in C

kekeke.. lagunya The Beatles bisa jadi kayak gini?? kereeennn….

Hari ini adalah hari terakhir sebelum besok mulai libur 🙂 yuppss,, libur lebaran!! Hari terakhir ini merupakan hari yang menyenangkan sekaligus menyedihkan. Betapa tidak?? kalo ternyata masih ada pekerjaan kantor yang belum selesai, agenda – agenda yang harus dikerjakan setelah lebaran (mengerjakan tugas kuliah, kumpul ama anak – anak g-ix,dll). Tetapi senangnya akhirnya bisa rehat lagi,, istirahat untuk sementara dan menjernihkan otak serta pikiran, bisa berkumpul kembali dengan keluarga di rumah, dan bertemu dengan temen – temen lama.

Bertemu kembali ke kenangan lama atas sebuah kota kecil dimana aku terlahir dan dibesarkan sangatlah menyenangkan. Kadangkala hanya dengan menatapnya itu bisa menjadi obat tatkala aku merasa jenuh dan capek dengan keadaan yang sekarang. Melihat sikap hidup dan keseharian orang – orang, menikmati alam – alam yang sudah lama sekali tidak aku nikmati semenjak di Jogja ini. Bagaimana mau menikmati kalo tiap hari hanya bergelut dengan keyboard, dan monitor, serta CPU 🙂 tapi dengan mudik besok setidaknya rutinitas harian ini berkurang,, dan bisa menyegarkan kembali jiwa yang haus akan nikmatnya kehidupan