Somebody save me,,,

Archive for August 2007

Posted on: August 28, 2007

Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur dihatimu
Yang berdinding kelam dan kedinginan
Ada apa dengannya
Meninggalkan hati untuk dicaci
Baru sekali ini aku melihat karya surga dalam mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta
Tapi aku pasti akan kembali
Dalam satu purnama
Untuk mempertanyakan kembali cintanya
Bukan untuknya
Bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu
Itu saja

ini merupakan salah satu puisi lama dari film Ada Apa Dengan Cinta, dan berhubung lagi agak gila maka saya beranikan untuk memasang puisi ini 🙂

Advertisements

aMPuN DJ

Posted on: August 28, 2007

aMPuN DJ

Em Am D G
la la la la la la…. hey
Em Am D G
la la la la la la….
Em Am D
la la la la….

Em Am
bagaimana mungkin aku berhenti
D G
DJ menyerangku bertubi-tubi
Em Am
pacuan irama yang tiada henti
D D
setiap kali… setiap kali

Em Am
tuang lagi hingga menjelang pagi
D G
sampai tinggi hingga lepas kendali
Em Am
tak peduli apa yang ‘kan terjadi
D D
esok pagi …..esok pagi

Em D A…
Hey…
D…

Reff
G C
ampuni aku DJ
G D
ditengah lautan pesta
G C
berkati aku DJ
G D
ditengah para wanita

Em Am
hak manusia untuk berpesta
D G
berpesta hingga jadi gila
Em Am
hak manusia untuk berpesta
D
aha…

Em Am
perjuangkan hak tuk berpesta
D G
berpesta hingga jadi gila
Em Am
perjuangkan hak tuk berpesta
D
aha…

thanks to : http://www.kordkita.web.id

KoSoNG

Posted on: August 28, 2007

KoSoNG

Intro : C#m G 2x

C#m         A
sejauh mata hati menerawang
C#m           A
sejauh mata memandang
C#m        A
menembus cakrawala
C#m               A
membawa anganku terbang
C#m        A C#m G
melayang…

C#m         A
kutatap seraut wajah tercermin
C#m              A
tak kudapati bayangku
C#m
terhapus ruang waktu
A
terhapus masa lalu
C#m                    A
terhapus lembaran kisahku

E                     B
beribu bintang yang berkerlip riang
C#m               B
tak satu pun tersenyum padaku
A               E
kosong terasa di dalam relung hati
B     A
dan jiwaku terasa…
C#m
kosong terasa…
C#m
kosong kurasa…

Interlude : C#m G 2x

C#m             A
kosong di dalam diriku
E               B
kosong di dalam hati
C#m             A
kosong di dalam jiwaku
E       B
kosong… haa…

Coda : C#m G

thanks to : http://www.kordkita.web.id/

Kamis, 16 Agustus 2007 pukul 15.45

Aku berjalan memasuki kawasan stasiun Tugu Yogyakarta, dan mulai melihat bahwa kereta Sancaka yang akan membawaku ke Surabaya dengan maksud menjemput nenekku sudah tiba. Langsung saja aku masuk ke dalam dan mencari tempat duduk. Ketika kereta mulai berjalan, aku hanya seorang diri hingga aku mencapai statsiun Solo Balapan di Solo (ya,,iyalah!!) dan bertemu dengan mbak – mbak yang ternyata duduk disebelahku. Kirain bakal mendapat teman ngobrol yang asyik selama dalam perjalanan tapi ternyata ngga begitu 😦 sialnya,,mbak yang duduk disampingku susah banget diajak ngobrol dan aku kebetulan ngga bawa buku apapun.

Pukul 18.40, Madiun

Ketika kereta berhenti di stasiun ini, dengan cueknya aku pindah ke tempat duduk yang kosong. Dan disinilah aku bertemu dengan seorang sales rokok sampoerna, dan kami banyak ngobrol mulai seputar kerjaan hingga ke kota Ponorogo dan Madiun yang ternyata dikenal sebagai kota gadis!! karena saking banyaknya gadis di Madiun 🙂

Pukul 09.00, stasiun Gubeng Surabaya

Disini aku menunggu berangkatnya kereta yang akan ke Gombong, setelah menunggu beberapa saat akhirnya kereta datang dan,,ummmphhh!!! bisa dibayangkan apa yang terjadi?? Aku harus berebut mencari kursi yang nyaman dengan para penumpang lain. Dan menikmati kereta yang sangat ramai itu (terus terang memang bedanya mencolok antara kereta bisnis/eksekutif dan kereta ekonomi, tapi kita bisa melihat dengan jelas sebuah bentuk kehidupan dengan naik kereta ekonomi). Dan parahnya lagi,, tempat duduk aku dan nenekku dan satu kursi di depan kami merupakan tempat yang paling penuh di gerbong itu!! padahal banyak banget kursi yang kosong,, marahi emosi 😦 gimana sih cara pikir orang – orang itu??

Pukul 19.00, Gombong

Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama  akhirnya aku bisa menghirup ditempat kelahiranku ini dengan sangat nyaman. Ngga tau,, rasanya damai aja bisa kembali ke kampung halaman dan aku baru menyadari kalo di kota ini rasanya mulai semakin sepi kalo malem. Pukul 22.00, aku tepat berkelana ke alam mimpi karena keesokan harinya ada janji dengan Atik a.k.a AO mau kesekolah.

Sabtu, 17 Agustus 2007 pkl 09.00 

Nunggu di Gombong Agency,, kemudian meluncurlah aku dan Atik ke SMU dimana ternyata disana sedang ada event hiking (mendaki gunung lewati lembah) dalam rangka hari 17 Agutus. Disana ketemulah kami dengan para bapak dan ibu guru yang telah mau mendidik kami – kami yang akhirnya menjadi anak yang agak rusak ini, terlebih lagi si Atik 🙂 Kira – kira pukul 13.00 setelah silaturahmi dengan bapak dan ibu guru kami pun pulang karena ada deadline kalo hari ini saya sudah harus balik ke Jogja.

Pukul 14.30

Saya akhirnya mendapat bus Ekonomi AC, dengan tempat duduk yang nyaman namun sayang lagi – lagi saya harus sendiri dalam perjalanan karena busnya sepi penumpang (ya,,iyalah biasanya hari Sabtu orang pada mudik sementara aku malah balik :)).. Goodbye,, my homeland.. tenang saja lebaran besok saya juga akan balik lagi.

Pukul 17.30

Sampai ke Jogja dengan selamat..

untitled

Posted on: August 11, 2007

Bingung soalnya mau nyari judulnya 😀 Belakangan ini jadi lagi pengen membaca beberapa novel maupun buku – buku sejarah mengenai Indonesia. Ngga tau apakah ini sebuah obsesi terpendam atau memang hanya karena rasa kangen saja.  Jalan – jalan ke toko buku beberapa saat yang lalu banyak meninggalkan keinginan, aku pengen membaca tentang GadjahMada (ini merupakan novel Indonesia dan bersekuel), Taj Mahal, Digital Fortress (kalo ga salah ketik), dan beberapa novel lainnya. Banyak sih novel – novel yang sejenis TDVC yang dibungkus dengan model pembunuhan dengan mencoba mengungkapkan beberapa rahasia agama tapi itu semua hanya bikin males. Kemudian beberapa hari yang lalu mengunjungi sebuah taman bacaan yang menyediakan beberapa jenis buku sejarah maupun novel, ada peristiwa Malari (kalo yang ini bukunya ampe berayap :)), ada peristiwa Tampomas, dkk.

Mau googling males buat nyari novel – novel tersebut soalnya biasanya dapetnya bahasa Inggris dan lagi – lagi harus translate,, hehehe… Oya, kalo ada yang punya Digital Fortress versi Indonesia tapi yang softcopy share dong linksnya,,hehehe…

Lagi asyik – asyik tidur ternyata bumi berguncang lagi 🙂 dan temen – temen udah pada ribut berteriak – teriak “Wa,, Dewa,, tangi!! ono gempa!!”. Kontan saja mata ini langsung terjaga dan bangun dari tempat tidurnya. Begitu sampai di depan ternyata keadaan masih sepi – sepi aja, depan kostku yang merupakan kost cewek juga biasa aja tuh cuma lampu – lampunya aja pada nyala gitu.

Ini kali kedua aku ngerasain gempa yang cukup kuat (skalanya sampe 7 SR) setelah gempa pertama tahun kemaren. Sayangnya, aku selalu saja merasakan hanya di detik – detik terakhir ketika gempa itu hampir berakhir. Ga tau neh,, apa ada yang salah tapi emang aku jarang sekali ngerasain yang namanya gempa.

Ketika akan beranjak tidur, ibuku sms dari Gombong yang jaraknya sekita 120-an km dari Jogja dan bilang kalo di Gombong baru aja ada gempa (busyet!! gempanya ampe Gombong juga??). Lalu aku sms pacarku dan menanyakan apakah dia juga merasakan gempa, ternyata dia juga ngerasain 🙂

Hmm,, semoga aja ini nggak jadi kali kedua buat gempa yang ada di Jogja 😀

ohhh,, few days before I really bored bout my activity. Everyday I must saw computer to do my task. Came to my kost, there’s no television or radio so I just can play some games to entertain me myself. I wanna do something different, to refresh my mind again. I just feel that myself is not balance now.

Do you know something I wish to do?? I just want to climb a mountain. That’s my dream when I attend in university. I want to know nature, make some relationship to them coz we live together..

Hope I can climb a mountain,,