Somebody save me,,,

Posts Tagged ‘yogyakarta

Sabtu, 27 Juni 2009 kemarin aku berencana mudik ke Gombong sebelum KKN karena kalo sudah KKN maka otomatis ngga akan bisa pulang sampai 2.5 bulan ke depan. Akhirnya Sabtu pagi aku meluncur ke stasiun Tugu untuk membeli tiket prameks, dan sesampainya ternyata harus mengantri. Ya sudahlah, berarti harus mengantri padahal keretanya nampaknya sudah mau tiba..

Entah kenapa di bagian depan, ada seorang pembeli yang geser. Aku cuek aja sambil menerka – nerka kira – kria kenapa orang itu geser. Kemudian di depanku ada seorang bapak yang beli 2 tiket dengan membayar menggunakan selembar uang seratus ribuan dan dikasih kembalian. Akhirnya tibalah giliranku, “Mbak, prameks ke Jogja satu” sembari menyerahkan selembar uang limapuluh ribuan. Tiba – tiba mbaknya bilang,”Mas, uang yang pas saja ngga ada kembalian. “Ga, ada mbak“, kataku sambil melihat bahwa di depannya ada beberapa lembar uang sepuluh ribuan dan beberapa uang seribuan pokoknya cukup buat ngasi kembalian. Lalu entah kenapa, mbaknya malah ngeyel “Mas, kalo ga ada uang pas geser dulu“. Ooo.. akhirnya aku tau alasan orang disebelahku itu geser, karena ngga ada uang kembalian!

Akhirnya mulai naiklah darah ini, tiba – tiba kereta prameks datang. Sambil belum geser aku bilang sama mbaknya, “Mbak, kereta suda datang”. Mbaknya masih saja minta geser, akhirnya sekali lagi aku bilang dengan lebih keras, “Mbak, kereta suda datang!!!” entah kenapa ketika bilang kalimat tersebut logatku berubah menjadi logat Timor :)) Akhirnya mbaknya dengan berat hati berkata, “sebentar,mas” sambil mengambil dengan paksa duit limapuluh ribuanku dan memberikan tiket prameks beserta kembalian.

Akhirnya dapat juga tiket prameks pagi – pagi, dan aku melihat orang disebelahku yang tadi geser nampaknya juga “mengurus” pembelian tiketnya yang entah dengan cara apa 😀 “Mbak, kereta suda datang!!!”

Advertisements

Ngelotok

Posted on: October 12, 2008

Kamis kemarin akhirnya nongkrong lagi bareng Anto, Ari, Erla, dan temannya di Sego Macan. Udah lama banget jarang nongkrong karena sekarang hobi jadi orang sok sibuk 🙂 sibuk kerja, kuliah, dan ngerjain tugas. Untung masih inget untuk memperhatikan diri sendiri, jadinya nongkrong deh.. hahahaha… Obrolan intinya sebenarnya seputar usaha yang sedang kami jalankan,, lagi butuh tetek benget mengenai SIUP, TDP, NPWP dan kawan – kawannya (usaha yang paling enak emang online jadi ga ribet).

Kemudian sekitar jam 21.00, Erla datang bersama temannya dan obrolan langsung dialihkan ke poker 😀 berhubung orangnya ada lima, maka aku milih untuk ngga bermain poker. Ari mesen madu klotok, Anto mesen kopi klotok, dan Erla pesen lemon tea. Berhubung belom pernah nyobain yang namanya kopi dan madu klotok akhirnya aku icip punya Anto dan Ari, ternyata lebih enak madu klotoknya daripada kopi. Kalo madu murni klotok dan rasanya ngga begitu nendang, ngga langsung bikin naik. Beda dengan kopi klotok yang sekali diminum udah langsung bikin naik.

Sekitar jam 00.00 kami meninggalkan Sego Macan, berhubung lapar akhirnya nyobain gudeg yang di depan Mirota Gejayan. Ternyata rasanya lumayan enak dan murah.. hahahahaha… Selepas makan gudeg kami kembali ke tempat masing – masing, karena keesokan harinya aku juga harus kerja. Kapan – kapan kalo nongkrong di Sego Macan kayaknya bakal pesen satu gelas madu klotok 😀

“Why so serious??”, ungkapan yang menarik dari Joker di film “Dark Knight” sebelum membunuh seseorang memang sangat simple. Dan ungkapan itu memang mau nggak mau aku simpan di dalam kepalaku untuk malam minggu kemarin.

Malam minggu, awal bulan, dan habis gajian membuatku akhirnya menonton film “Dark Knight” karena penasaran katanya bagus banget. Akhirnya film yang dimulai jam 19.00 ditonton sekitar 20 menit setelahnya karena temanku Yenni datengnya terlambat 🙂 untungnya aku bawa cemilan.. hehehehehe… karena dia ngga sempet untuk beli cemilan. “Why so serious if we watch movie too late??” lebih baik terlambat daripada ngga jadi dateng karena harga tiket mahal 🙂

Read the rest of this entry »