Somebody save me,,,

Archive for the ‘Tips n trik’ Category

Mungkin seringkali terpikir oleh kita bagaimana cara menampilkan tanggal dari sebuah record tabel yang formatnya ‘YYYY-mm-dd’ ke dalam bentuk ‘Hari, tanggal bulan tahun’ ?  Sebagai contoh : di MySQL tanggal ‘2010-01-24’ dan kita ingin menampilkannya sebagai ‘Minggu, 24 Januari 2010’.

Banyak cara yang bisa digunakan, tinggal pilih mau yang susah atau yang mudah. Kalo yang susah bagaimana?? disini saya tidak mencoba untuk membahas yang susah karena biasanya yang susah sudah dilakukan oleh saudara – saudara sekalian.. hehehehe.. Di sini saya akan membahas bagian mudahnya, dengan mengadopsi script PHP dari Joomla.

Untuk menentukan format data tanggal kita tinggal membuat fungsi sebagai berikut :

function date2Ind($str) {
setlocale (LC_TIME, 'id_ID');
$date = strftime( "%A, %d %B %Y", strtotime($str));

return $date;
}

Kita hanya menggunakan beberapa fungsi dari PHP untuk membuat format tanggal yang kita inginkan, yaitu : setlocale, strftime, dan strtotime. Tidak terlalu sulit bukan?? Hanya ada beberapa sedikit konfigurasi pada bagian setlocale(), pada server windows LC_TIME menggunakan ‘Indonesian’ sedangkan pada server Linux LC_TIME menggunakan ‘id_ID’. Lalu bagaimana memanggilnya?? kita tinggal masukkan saja parameter fungsinya. Misal untuk menampilkan tanggal 21-01-2010, kita cukup menuliskan echo(date2Ind(‘2010-01-21’));

Cukup mudah bukan?? semoga script sederhana ini bermanfaat dan bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan.

Advertisements

Kemarin Yuki temanku tanya – tanya seputar konfigurasi SMTP yang ngga jalan untuk forumnya. Pesan errornya : “Error: 550 5.7.1 Relaying not allowed:”. Hasil dari beberapa situs menunjukkan kalo mungkin domainnya belom diizinkan untuk menggunakan SMTP server (kalo ngga salah). Akhirnya dari pertanyaan itu, kepikiran untuk nyoba ngirim email lewat SMTP dari telnet kalo selama ini mungkin kita pake SMTP mail client macam ThunderBird atau Ms.OutLook. Berikut caranya :

  1. Lakukan telnet ke SMTP mail server dengan port 25. Ex : telnet domain.com 25
  2. Ketikkan EHLO <namadomain> lalu tekan enter. EHLO disini merupakan singkatan dari Extended Hello, yang nantinya akan menampilkan informasi seputar SMTP mail server.
  3. Ketikkan MAIL FROM : sender@domain.com lalu tekan enter.
  4. Ketikkan RCPT TO: recipient@domain.com lalu tekan enter.
  5. Ketikkan DATA lalu tekan enter. Di bagian ini kita menuliskan isi email kita yang akan kita tujukan ke penerima (recipient).
  6. Setelah menuliskan isi email, kita tekan enter. Lalu ketikkan ‘.‘ untuk mengakhiri penulisan email sekaligus pemberitahuan bahwa email siap untuk dikirimkan.

Berikut contoh penggunaannya :

dewa@liv3:~$ telnet mail.xxx.com 25
Trying 202.169.225.219…
Connected to mail.xxx.com.
Escape character is ‘^]’.
220 mail.xxx.com ESMTP Postfix
EHLO mail.xxx.com
250-mail.xxx.com
250-PIPELINING
250-SIZE 20971520
250-ETRN
250-STARTTLS
250-AUTH LOGIN PLAIN
250-AUTH=LOGIN PLAIN
250-ENHANCEDSTATUSCODES
250-8BITMIME
250 DSN
MAIL FROM:presiden@duniamaya.com
250 2.1.0 Ok
RCPT TO:andrew@xxx.com
250 2.1.5 Ok
DATA
354 End data with <CR><LF>.<CR><LF>
halo,test email nih
.
250 2.0.0 Ok: queued as 2C42120CECA
quit
221 2.0.0 Bye
Connection closed by foreign host.
dewa@liv3:~$

Selamat mencoba 🙂


Belom lama ini lagi pengen ganti framework. Kok?? kenapa ngga dari dulu?? simple jawabnya,,malas! hehehehe… Dari Prado, Seagull, Zend Framework, CakePHP, dan CodeIgniter akhirnya pilihan dijatuhkan kepada CodeIgniter (CI). Kenapa pake CI?? Menurutku CI itu relatif lebih ringan dibanding dengan framework PHP yang lain, dokumentasi lebih lengkap (user guidenya mudah dipahami, ada dukungan forum serta wiki). Dari segi teknis CI juga tidak kalah dengan beberapa framework yang lain, CI sudah mendukung scaffolding yang mempermudah devel aplikasi CRUD (hanya saja saya masih belom tau bagaimana memodifikasi tampilan scaffolding supaya sesuai dengan keinginan kita), library captcha yang mudah untuk digunakan, mendukung AJAX, integrasi dengan plugin yang relatif mudah, CI juga sudah mendukung model template seperti PatTemplate jika kita ingin pake, mendukung query binding, serta satu hal yang paling saya sukai : pengkodean yang tidak terlalu restrict!

Lewat CI kita masih bisa melakukan pengkodean sesuai dengan style kita, apabila kita agak merasa kesusahan dengan style CI (walau pada dasarnya framework dibuat untuk memudahkan, bukan untuk mempersulit :)) Mungkin bagi anda para pemula yang ingin mencoba framework PHP, CI ini bisa dijadikan pilihan untuk belajar. Kita ngga perlu mempelajari banyak hal untuk menggunakan framework ini, percaya deh. Saya belajar tiga hari sudah bisa bikin aplikasi, anda mungkin bisa lebih singkat 🙂 So,tunggu apalagi?? download dan belajar sekarang juga!!!

Do your company want to be assemented for your computer security??

Do your college want to hold some IT Security seminar??

Do your company or college want to hold some IT Security workshop??

Do you wanna protect your company networking??

Or do you need some network installation and setup your own server and also patch its security holes??

Just contact us, or visit us at http://g-ti.com/. We offers some training or workshop related IT securities issues and networking. We also have ever trained research division of Telkom Bandung, and do some research. If you intersted in you can contact to anto@g-ti.com. We have a basecamp in Yogyakarta now.

Here it is some modules from our training :

IT Security : “Attack and Defense”
Firewall and IDS in Practise

best regards,,

Kmrn lagi iseng – iseng browsing di beberapa situs dan blog. Ternyata ada captcha yang cukup unik,, yaitu captcha tambah – tambahan. Jadi kode inputannya berupa 2 angka yang harus kita tambahkan (misal : 5 + 2). Akhirnya aku coba aja buat bikin model captcha seperti itu yang simple dan mudah. Kalo aku sih hanya menggunakan PHP dan beberapa fungsi yang ada di dalamnya.


<form id="formKontak" method="post" action="index.php">
<p>Kode Verifikasi <input name="kode" type="text" size="2px" /><small>&nbsp;jumlah&nbsp;<?php $a=rand(0,17);$b=rand(0,17);$c=$a+$b;echo($a.'+'.$b);?>&nbsp;??</small></p>
<input type="hidden" value="<?=md5($c)?>" name="id">
<input type="submit" value="Kirimkan" />
</form>

Read the rest of this entry »

Beberapa waktu yang lalu temenku, Tika, yang baru pertama kali make xampp di linux tanya sama aku. “Aku njalanin phpmyadmin dari xampp tapi kok error ya??”, kemudian dia memberikan pesan errornya yaitu “Wrong permissions on configuration file, should not be world writable!” . Lalu aku googling sebentar, dan menemukan solusi untuk mengatas permasalahan tersebut yaitu dengan menambahkan perintah chmod 705  di direktori  phpmyadmin.  Sebagai contoh  : jika file config phpmyadmin  terletak  di  /var/www/html/phpmyadmin/config.inc.php  maka  kita  tinggal  menambahkan  perintah  di console  sebagai berikut

chmod 705 /var/www/html/phpmyadmin/config.inc.php

hope this work for you 😀

Disini saya tidak akan membahas masalah bagaimana membuat koneksi dari PHP ke basis data Interbase,, tetapi lebih ke bagaimana membuat PHP kita bisa terkoneksi dengan Interbase dalam Windows environment. Berikut langkah – langkahnya :

  1. Install Firebird server. Otomatis nanti di C:WindowsSystem32 akan ada file gds32.dll.
  2. Copy file php_interbase.dll dari direktori ext php ke C:WindowsSystem32.
  3. Copy libeay32.dll dan ssleay32.dll dari direktori php ke C:WindowsSystem32.
  4. Edit file php.ini, un-comment baris extension=php_interbase.dll (hapus tanda ‘;’ untuk baris tersebut).
  5. Restart apache webserver.